Skip to main content

Lukisan “online” Berhantu, Ketika Barang Online Mengancam Hidupmu!!!

Jual-beli online semakin popular ahir-ahir ini. Semakin banyak ni diantara kita yang memajang barang tak terpakai di berbagai situs online atau di halam an Facebook agar orang lain dapat melihat dan jika tertarik mereka bisa membelinya. Mungkin di Indonesia, trnd ini baru terasa di sekitar tahun 2009-qn, tetapi kalo di luar negeri sana, khusunya di Amerika, trend ini sudah menjamur sejak tahun 2000-an ni. Dan situs jual beli online yang sudah sangat terkenal yaitu e-bay. Nah, kali ini, saya akan cerita tentang lukisan yang di jual online di e-bay dan ternyata bukan lukisan biasa. Bagaimanakah cerita, langsung saja ita ke TKP.


Cerita ini bermula keika pada tahun 200. Seorang akun di e-bay yang bernama, alias anonymous seller menjual sebuah lukisan yang dilukis oleh Bill Stoneham yang berjudul “The Hands Resists Him”. Lukisan tersebut menggambarkan seorang anak laki-laki yang berdiri di deopan sebuah pintu kaca dengan sebuah boneka yang menyeramka yang berdiri di sampinganya.
Cerita Rakyat
Lukisan ini, dilukis pada tahun 1972, nah setelah lukisan ini selesai dibuat, seorang actor Hollywood yang bernama John Marley membeli lukisan ini. Lalu , lukisan ini kemudian dibeli oleh sepasang suami istri yang berasal dari California sebelum ahirnya lukisan ini dijual di ebay. Nah, saat di iklankan di e-bay sebenarnya pada kolom deskripsi barang, sang penjual sudah mencantumkan bahwa lukisan ini sangat mungkin menimbukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut pasangan yang berasal dari California, objek dari lukisan ini terkadang bergerak sendiri di malam hari. Dan yang lebih menyeramkan, terkadang semua objek di lukisan ini menghilang meninggalkan kanvas kosong. Terkadang juga, anak laki-laki yang terdapat dilukisan akan keluar dari lukisan dan masuk ke ruangan di mana lukisan tersebut digantung. Urgghhhh ngeriii banget.
 
Cerita Rakyat
Damn Scary!!!
Ga cukup sampai di situ, banyak juga ni, yang melihat lukisan asli ini secara langsung tiba tiba merasa sakit dan lemas. Dan pernah anak kecil melihat lukisan ini di rumah pasangan tersebut, dan tiba-tiba anak kecil ini berlari ketakutan sambil jerit-jerit. 

Banyak juga yang melihat lukisan ini secara online, yang mengatakan kalo setelah melihat lukisan ini, mereka merasa tidak tenang, seperti ada yang mengawasinya. Dan pernah ada yang mencoba mencetak gambar lukisan ini tetapi tiba-tiba printer yang ia gunakan ga bekerja, dan waktu mencetak foto lain printer tersebut bekerja dengan baik-baik aja. Hmmmm aneh. 

Cerita rakyat

Terus siapakah ahirnya yang membeli lukisan sera mini? Well, lukisan ini ahirnya dibeli oleh sebuah galeri art di daerah Grand Rapids, MI. Ketika sang pemilik galeri menghubungi sang pembuat lukisan ini, dan mengatakan hal-hal aneh berkaitan dengan lukisan ini, sang pembuat lukisan merasa terkejut akan hal itu.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Soal Argumentative Text dan Kunci Jawabannya (Floating Breakfast)

Halo sahabat kebuncerita apa kabar? Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan contoh soal argumentative text . Contoh soal ini dapat kalian gunakan untuk melatih kemampuan membaca kalian ataupun dapat juga digunakan sebagai bahan latihan membaca murid di dalam kelas. Jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya jika kalian ini menggunakan contoh soal reading ini.   Baca Juga:  Contoh Soal Narrative Text dan Kunci Jawabannya (The Man, The Boy and The Donkey) Baca Juga :  Contoh Soal Narrative Text dan Kunci Jawabannya (The Grasshoper and The Toad)   The floating breakfast via https://cococollection.com If you follow luxury resorts or travel influencers on Instagram, odds are good that you have seen at least one "floating breakfast." In case you are not familiar with them, here is what to know: they are your typical upscale hotel room service breakfast -- think toast, fruit, coffee, and the like -- served in a pool or hot tub instead of in bed. Usually, they a...

Legenda Amat Rhang Manyang || Cerita Rakyat Aceh || Part 1

To read the story in English click here! Dikampung Pasie, berdekatan dengan Paya Senara daerah Krueng Raya, Nanggroe Aceh Darussalam. Pada zaman dahulu, berdiamlah di tempat tersebut satu keluarga terdiri dari bapak, ibu dan seorang anaknya laki-laki bernama Amat. Amat, sering juga di panggil " Agam " ( Dalam Istiadat Aceh, panggilan Agam adalah untuk seorang anak laki-laki maupun perempuan di panggil Inong).   Keluarga ini tergolong miskin. Pekerjaan sehari-hari adalah mengolah sabut dan garam. kulit kelapa yang umunya dibuang orang, mereka kumpulkan, lalu direndamkan dalam lumpur. Setelah beberapa lama, rendaman itu diangkat, di bersihkan. Isinya yang sedikit membusuk dibuang sehingga tinggal seratnya saja. Serta ini diolah atau dipintal menjadi jenis tali sabut.   Untuk memasak, mereka menggunakan kulit kelapa, pelepah dan daunnya sebagai kayu api. Sedangkan bagi orang kaya semua itu dibuang atau tidak dibutuhkan dalam kebutuhan mereka, cuma dibutuhkan un...

The Life of Princess Kembang Dadar || Palembang Folklore

Thousand years ago, in Southern Sumatera, there were two kingdoms that were always in fight. The kingdoms had never been in peace since they were built. There were always problems happened between the kingdoms. Those kingdoms’ name were Hulu kingdom and Hilir kingdom. One afternoon, in a bright day, the king of Hilir kingdom together with his trusted people walked to one building called Pendopo. There, in Pendopo, the king and his people were planning to have an important meeting discussing about their plan “Are we really ready?” asked the king to open the discussion The commander of the kingdom stood then bend to show some respect to the king and the he said “My majesty, our troop are ready to deploy!” The commander said in a very promising voice and his hand pointed at the hundreds of soldiers that were training at the palace’s yard at that time. “Hmm” said the king. He, then, walked outside the Pendopo to look how well his soldiers training by himself. Behind him, the co...